Lele Masamo lebih cepat panen

Lele Masamo lebih cepat panen

Lele Masamo lebih cepat panen

Lele Masamo lebih cepat panen

Dewasa ini banyak lele yang dikenal orang-orang beredar dipasaran seperti jenis lele sangkuriang, dumbo, phyton. biasanya yang dianggap paling bagus adalah lele Sangkuriang. Tapi ternyata bagus tidaknya lele juga dipengaruhi faktor pakan, lingkungan, dan perawatan. karena berbagai faktor itu, tidak dipungkiri sekarang ini strain sangkuriang sudah mulai dirasakan mengalami kemunduran mutu. Kasus ini juga pernah terjadi terhadap lele dumbo yang beberapa tahu lalu yang sempat Booming dan lama-lama tenggelam oleh ketenaran sangkuriang.

Nah, Karena semakin menurunnya kualitas dari lele sangkuriang saat ini, Salah satu perusahaan pakan ternama di Jawa Timur mencoba meneliti tentang Jenis lele baru yang berasal dari Afrika. Lele baru ini dinamai Lele MaSaMo singkatan dari Matahari Sakti Mojokerto. Lele ini disinyalir memiliki masa panen yang cukup cepat yaitu 1 bulan. Dibanding jenis lele yang ada saat ini rata-rata masa panennya 3 bulan, tentu jenis lele masamo lebih menguntungkan jika dibudidayakan.
Pertumbuhan lele ini juga tergolong cepat karena makannya juga kuat. Masa panen lele masamo sekitar dua bulan sampai dua setengah bulan. Sementara masa panen lele jenis lain sekitar tiga bulan. Masa panen lele masamo bahkan bisa mencapai 1,5 bulan saja, tergantung pakannya.
Cara budidaya lele masamo tidak jauh berbeda dengan jenis lele lainnya. Justru, beberapa peternak meyebut lele masamo lebih mudah dibudidayakan. Beberapa yang perlu diperhatikan adalah kondisi air sudah pasti wajib diperhatikan jika beternak ikan. Kandungan amoniak tidak boleh melebihi batas. Patokannya cukup mudah, jika air sudah menimbulkan bau tidak sedap, maka harus segera diganti air baru supaya tidak menimbulkan penyakit.

Cara memberi pakan pun terbagi tiga tahap.  Frekuensi pemberian pakan berkisar 5-6 kali dalam sehari. Masa ini berlangsung selama dua minggu.Pada tahap masa pembesaran larva, pakan yang tepat berupa pelet butiran yang tidak terlalu besar. Frekuensi pemberian pakan 4 kali sehari, selama 2-3 minggu.

Setelah masa itu, maka lele sudah memasuki masa dewasa atau proses penggemukan hingga siap dipanen. lele sebaiknya diberi makan dua kali dalam sehari, yaitu pada jam 8 pagi dan jam 8 malam. Pakannya berupa pelet pabrikan yang memiliki kandungan protein berkadar 31% sampai 33%.

Total dibutuhkan waktu dua bulan mulai dari proses pembibitan hingga lele siap panen. Bandingkan dengan jenis lele lainnya yang butuh waktu tiga bulan.Lele masamo juga dikenal lebih produktif dalam bereproduksi. Semua jenis lele rata-rata bisa menghasilkan 800.000 telur sekali bertelur. Namun, tingkat keberhasilan menetas untuk jenis lele masamo bisa mencapai 60% dibandingkan jenis lainnya yang hanya 50%.

SUMBER

http://www.surabayapost.co.id

http://informersejati.blogspot.com

http://peluangusaha.kontan.co.id

This entry was posted in Tips dan Artikel. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>